Shera Rindra Mayangputri

Shera Rindra adalah penggemar Karen-O, vokalis Yeah Yeah Yeahs, tapi diam-diam
masih mencintai musik EMO dan metal. Setelah lulus dari bidang creative advertising,
Shera langsung menjejakan kakinya dalam gerakan perempuan di Indonesia. Shera
belajar tentang feminisme ketika masih bekerja di Yayasan Jurnal Perempuan. Ia telah 10
tahun menjadi aktivis perempuan dan aktif mengorganisir berbagai program edukasi
kesetaraan gender.

Shera adalah salah satu pendiri dari beberapa kolektif, yaitu Mari Jeung Rebut Kembali;
kolektif lima perempuan yang tergerak melakukan perubahan untuk kesetaraan gender
dengan memanfaatkan budaya populer sebagai strategi berkampanye, Wo(men) Space
Collective; sebuah kolektif yang menyediakan ruang aman bagi perempuan serta laki-laki
untuk berdialog dan melakukan perubahan juga pendampingan pada korban kekerasan.
Selain itu, Shera bersama pasangannya, Syaldi Sahude, mendirikan dan masih
menyiapkan hotline Teman Bicara; sebuah hotline teman berbicara dan konsultasi bagi
korban dan penyintas kekerasan seksual di Indonesia. Shera juga merupakan salah satu
inisiator Aliansi Laki-laki Baru dan One Billion Rising Indonesia. Shera pun tergabung
dalam Kolektif Betina sejak 2016.

Saat ini, selain sibuk bekerja lepas sebagai konsultan strategi kampanye dan media sosial
serta sebagai band manager untuk Tika and The Dissidents, Shera bersama 3 orang
kawan sedang menyiapkan sebuah start up yang fokus pada pengelolaan data, bernama
datum Indonesia. Pada waktu luangnya, Shera melakukan pendampingan sosial bagi
korban kekerasan seksual, khususnya di Jakarta.
Instagram & Twitter: @shefemelle