Anggun Pradesha

Menyelesaikan Pendidikan SD, SMP dan SMK di JAMBI, kota kelahiran. Pernah bekerja sebagai pelayan di berbagai tempat hingga sebagai Pekerja Seks Jalanan.

Hijrah ke JAKARTA pada tahun 2011 akibat trauma sebagai korban kekerasan fisik dari Tamu saat bekerja sebagai Pekerja seks jalanan di BANDUNG. Memulai lembaran baru sebagai Pekerja seks Jalanan di Taman Lawang Jakarta,  hingga mengenal dan mendalami dunia aktivis saat mengikuti program TRANSCHOOL yang digagas SANGGAR SWARA, Organisasi pemberdayaan untuk Transperempuan muda di DKI Jakarta.  Satu tahun menjadi Volunteer kemudian di 2013 terpilih sebagai salah satu staf inti di SANGGAR SWARA hingga sekarang.

Selain aktif berorganisasi dan sedang menjalankan PROGRAM PEDULI Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK) dalam  proyek INKLUSI SOSIAL Pilar Waria, Anggun juga adalah seorang Sutradara Film Dokumenter binaan NIA DINATA. Pada tahun 2015 sempat menyutradarai Film Dokumenter berjudul EMAK DARI JAMBI yang menampilkan proses penerimaan keluarga terhadap Anggun sebagai Transpuan yang sempat kabur dari keluarga hingga 7 tahun lamanya. Film tsb meraih penghargaan di BANGKOK dan MALAYSIA tahun lalu. Karena menemukan potensi signifikan untuk menyampaikan banyak Issue terkait Penerimaan Waria dalam banyak permintaan Diskusi Pemutaran Film dokumenternya, baik di Nasional maupun Internasional, Sekarang Anggun sedang  mengerjakan 2 judul Film Dokumenter lainnya yang masih dalam proses editing.